Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menjadi wujud nyata sinergi antara kampus dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan desa. Melalui KKN Reguler, mahasiswa Untag Surabaya diterjunkan langsung ke sejumlah desa di Kabupaten Mojokerto untuk berkontribusi dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Kehadiran mahasiswa KKN Untag Surabaya disambut baik oleh pemerintah daerah dan pemerintah desa setempat. Program KKN ini dirancang selaras dengan kebutuhan desa serta mendukung program pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, lingkungan, kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN tidak hanya menjalankan program kerja berbasis pengabdian, tetapi juga mengedepankan kolaborasi dengan perangkat desa dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi yang tepat sasaran serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan desa.
Pihak Untag Surabaya melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menegaskan bahwa KKN merupakan sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku perkuliahan. Selain itu, KKN juga menjadi media untuk memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Melalui sinergi kampus dan pemerintah daerah yang terjalin dalam program KKN ini, Untag Surabaya berharap dapat turut berkontribusi dalam mendorong pembangunan desa di Kabupaten Mojokerto secara berkelanjutan, sekaligus membentuk mahasiswa yang memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, dan tanggung jawab terhadap masyarakat.