logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

Detail Berita

LPPM Untag Surabaya Paparkan Skema Hibah Perguruan Tinggi 2026 kepada Rektor dan Wakil Rektor

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memaparkan rencana dan skema Hibah Perguruan Tinggi Tahun 2026 kepada jajaran pimpinan universitas. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Untag Surabaya, Harjo Seputro, S.T., M.T., Wakil Rektor I Ibu Dr. Rr. Amanda Pasca Rini, S.Psi., M.Si., Psikolog, serta Wakil Rektor II Bapak Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA.

Pemaparan hibah disampaikan oleh para kepala pusat di lingkungan LPPM Untag Surabaya sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan serta selaras dengan visi strategis universitas.

Kepala Pusat Penelitian LPPM Untag Surabaya, Dr. Achmad Yanu Alif Fianto, S.T., MBA, menjelaskan skema Hibah Perguruan Tinggi Penelitian Dasar yang dirancang untuk memperkuat budaya riset dosen dan meningkatkan kualitas luaran akademik.

Ia menyampaikan bahwa penelitian dasar memiliki peran penting sebagai fondasi pengembangan ilmu pengetahuan dan menjadi pijakan bagi riset terapan serta inovasi lanjutan. Skema ini diarahkan untuk mendorong dosen menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, penguatan roadmap riset, serta relevansi penelitian dengan kebutuhan nasional dan regional.

Sementara itu, Kepala Pusat Inovasi dan Kewirausahaan LPPM Untag Surabaya, Handy Febri Satoto, S.T., M.T., memaparkan Hibah Perguruan Tinggi Skema Penelitian Terapan dan Hilirisasi. Skema ini difokuskan pada pemanfaatan hasil riset agar dapat diimplementasikan secara nyata dan memiliki nilai tambah ekonomi.

Menurutnya, hibah terapan dan hilirisasi menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan kebutuhan industri maupun masyarakat. Melalui skema ini, hasil penelitian dosen diharapkan dapat berkembang menjadi produk inovatif, prototipe, maupun peluang kewirausahaan yang berkelanjutan.

Adapun Hibah Perguruan Tinggi Skema Pengabdian kepada Masyarakat dipaparkan oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Untag Surabaya, Eko April Ariyanto, S.Psi., M.Psi. Ia menjelaskan bahwa skema ini dirancang untuk memperkuat peran Untag Surabaya dalam menjawab permasalahan riil di tengah masyarakat.

Pengabdian diarahkan pada program berbasis kebutuhan lapangan, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak jangka panjang. Skema ini juga menjadi pendukung utama kegiatan mahasiswa, termasuk Mahasiswa KKN Untag Surabaya, agar mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di desa-desa mitra.

Rektor Untag Surabaya, Harjo Seputro, S.T., M.T., menyambut baik pemaparan tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antara penelitian, inovasi, dan pengabdian sebagai satu kesatuan dalam penguatan institusi.

Melalui pemaparan ini, LPPM Untag Surabaya menegaskan komitmennya dalam mengelola hibah perguruan tinggi secara terarah, akuntabel, dan berdampak. Seluruh skema hibah tahun 2026 diharapkan mampu memperkuat kontribusi dosen dan Mahasiswa KKN Untag Surabaya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta pengabdian yang berkelanjutan, sejalan dengan peran strategis LPPM Untag Surabaya sebagai penggerak Tri Dharma Perguruan Tinggi.