SURABAYA - Fakultas Kedokteran (FK) Untag Surabaya meraih
akreditasi pertama Program Studi Sarjana Kedokteran dari LAM-PTKes. Capaian
tersebut menjadi tonggak penting sebagai institusi pendidikan dokter yang terus
berkembang dengan standar mutu nasional. Rektor Untag Surabaya Harjo Seputro
mengatakan keberhasilan memperoleh akreditasi pertama merupakan hasil
konsistensi kampus dalam membangun pendidikan kedokteran berbasis kualitas
akademik dan nilai kemanusiaan. Menurutnya, kehadiran Fakultas Kedokteran Untag
Surabaya tidak sekadar menambah jumlah institusi pendidikan dokter, tetapi
menghadirkan sistem pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan
kesehatan nasional.
"Fakultas Kedokteran Untag Surabaya kami kembangkan dengan standar
mutu yang jelas, mulai dari kurikulum, fasilitas pembelajaran hingga kualitas
dosen pengajar," kata Harjo, Rabu (25/2). Untag Surabaya, kata dia, ingin
memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi klinis yang kuat sekaligus
karakter humanis dan nasionalis. Harjo menambahkan akreditasi pertama menjadi
bukti kesiapan FK Untag Surabaya dalam menyelenggarakan pendidikan kedokteran
secara profesional dan berkelanjutan.
Menurutnya, kualitas pendidikan dokter sangat ditentukan oleh kekuatan
sumber daya manusia, khususnya dosen yang memiliki pengalaman klinis dan
akademik. "Investasi utama pendidikan kedokteran bukan hanya pada
fasilitas, tetapi juga kualitas dosen," ujarnya. Status akreditasi
tersebut menegaskan seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan FK Untag Surabaya
telah memenuhi standar nasional.
Standar itu meliputi tata kelola akademik, kurikulum berbasis
kompetensi, kesiapan fasilitas laboratorium medis hingga kualitas tenaga
pendidik. Capaian tersebut sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap FK
Untag Surabaya sebagai institusi pendidikan kedokteran yang kredibel di Jawa
Timur. Dekan FK Untag Surabaya Poerwadi menambahkan akreditasi pertama menjadi
momentum penting untuk memperkuat kualitas pendidikan dokter yang berorientasi
pada kompetensi klinis dan profesionalisme. Menurutnya, pendidikan kedokteran
harus mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan pelayanan
kesehatan modern. "Akreditasi ini bukan tujuan akhir, tetapi awal dari
tanggung jawab besar kami untuk menjaga mutu pendidikan dokter," kata
Poerwadi. Dia menyebut FK Untag Surabaya berfokus pada pembentukan dokter yang
tidak hanya menguasai ilmu kedokteran, tetapi juga memiliki empati, kemampuan
komunikasi, serta kesiapan praktik klinis sejak dini. Dalam mendukung proses
pembelajaran, FK Untag Surabaya dilengkapi berbagai fasilitas pendidikan medis,
seperti laboratorium anatomi, histologi, patologi, mikrobiologi, biokimia,
fisiologi, dan farmakologi.
Mahasiswa juga mendapatkan pelatihan keterampilan klinis melalui
clinical skill laboratory dan simulasi praktik kedokteran sebelum memasuki
tahap pendidikan klinik di rumah sakit pendidikan. Lingkungan akademik
diperkuat melalui sistem pembelajaran digital, perpustakaan digital, ruang
kelas modern, serta jejaring rumah sakit pendidikan.
Source: https://jatim.jpnn.com/